Updated 11 Jan 2026
Dampak Buruk Utang Untuk Memulai Bisnis Baru
Banyak orang berfikiran “Kalau mau buka bisnis, ya tinggal pinjam modal.” Kedengarannya memang masuk akal. Tapi di dunia nyata, utang untuk memulai bisnis baru sering menjadi jebakan, bukan karena utang itu selalu salah, tetapi karena bisnis baru belum punya mesin uang yang stabil atau cashflow yang aman. Akhirnya, yang kamu kejar bukan lagi pertumbuhan, melainkan “mengejar cicilan”.
1. Cicilan menjadi beban tetap, sementara pemasukan belum pasti.
2. Anda menjadi terpaksa "maksa laku" produk bisnis yang Anda jual dengan cara yang salah.
3. Salah hitung modal kerja (Working Capital) membuat bisnis Anda macet atau bahkan stuck.
4. Risiko melakukan keputusan yang buruk karena dikejar-kejar oleh cicilan.
5. Biaya utang menggerogoti profit sebelum bisnis Anda kuat berjalan
Oleh karena itu disarankan jika baru memulai bisnis baru jangan dulu berhutang, karena dalam buka bisnis baru saja itu sudah penuh dengan risiko, jika ditambah utang yang ada Anda menambahkan sebuah risiko baru yang besar.
Karena itu, strategi yang lebih aman biasanya mulai dengan modal yang ada dulu, mulai dengan ramping, tentukan validasi marketnya, bangun cashflow dengan aman, baru gunakan utang jika memang bisnis Anda sudah memungkinkan aman untuk mempercepat perumbuhan bisnis Anda.